You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Prediksi Tahun 2030 Tenaga Kerja di Indonesia Harus Bergelar Pascasarjana
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pemegang KJP Berkesempatan Dapat Beasiswa Hingga S2

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) warganya. Terutama untuk warga tidak mampu.

‎Kalaupun seumpama dia punya prestasi lagi di S1-nya, di PTN itu, tidak menutup kemungkinan dia akan kita promosikan untuk S2 sekaligus

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, bukan hanya menyiapkan fasilitas fisik pendidikan, siswa pemegang kartu jakarta pintar (KJP) berprestasi pun berkesempatan dapat beasiswa hingga pasca sarjana.

"‎Kalaupun seumpama dia punya prestasi lagi di S1-nya, di PTN itu, tidak menutup kemungkinan dia akan kita promosikan untuk S2 sekaligus. Atau kalau nanti dikirim ke luar negeri kita kirim ke luar negeri. Ini komitmen kita‎," ujar Djarot usai meresmikan gedung baru untuk perkuliahan program Pascasarjana Universitas Brawijaya di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9).

Djarot Dijadwalkan Salat Idul Adha di Balai Kota

Djarot memprediksi, kebutuhan tenaga kerja pada 2030 nanti di Indonesia mencapai 130 juta orang. Namun standarisasi jenjang pendidikan pun akan semakin tinggi.

"Tahun 2030 kita membutuhkan 130 juta tenaga kerja terampil dan profesional. Kedepan tenaga kerja kita betul-betul kualifikasinya tidak hanya D3, S1 bahkan juga S2 dan S3‎," kata Djarot 

Saat ini Pemprov DKI Jakarta telah memiliki program beasiswa kepada pemegang KJP yang masuk PTN. Bahkan secara khusus telah bekerjasama dengan 26 PTN di Indonesia untuk bisa menerima siswa dengan KJP berprestasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5901 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2386 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2124 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1719 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1646 personNurito